Suatu perusahaan manufaktur dalam menghasilkan produk yang baik hingga mencapai target, memerlukan metode untuk meningkatkan produktivitas para operatornya. Setiap harinya dalam melakukan proses produksi, Perusahaan agrikultur memberlakukan pembagian kerja operator menjadi 3 shift dengan total jam kerja per shift 8 jam. Beban kerja pada area produksi dalam tiap shiftnya perlu dilakukan evalusi agar lebih efektif. Dengan demikian dapat diketahui apakah pembagian beban kerja tiap pekerjaan yang dilakukan oleh masing – masing operator telah merata. Hal ini bertujuan menghindari adanya beberapa operator yang mendapatkan beban kerja melebihi batas standart. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis beban kerja masing – masing operator dalam satu area produksi filling and packing. Penentuan beban kerja operator dilakukan dengan menggunakan Time Motion Analysis dengan alat stopwatch untuk mendapatkan cycle time per masing – masing kegiatan. Setelah melakukan analisis beban kerja menggunakan Time Motion Analysis, peneliti dapat memberikan usulan kepada Perusahaan agrikultur agar Perusahaan agrikultur dapat meningkatkan produktivitas operator. Hasil penelitian ini yaitu beban kerja operator pada Perusahaan agrikultur belum merata. Berdasarkan % beban kerja OPT 1 dan OPT 2 bisa dilakukan oleh satu orang karena pada supply botol telah menggunakan mesin unscramble. Berdasarkan % beban kerja OPT 6 melebihi standart dikarenakan proses pembuatan box dilakukan secara manual.
Copyrights © 2024