Pestisida merupakan campuran senyawa kimia untuk mengurangi organisme yang bertanggungjawab terhadap masalah di bidang pertanian. Penggunaan pestisida dapat berakibat buruk pada kesehatan manusia dan penggunaannya cukup tinggi di Indonesia. Biopestisida merupakan alternatif untuk mengurangi penggunaan pestisida kimia dengan menggunakan jenis biopestisida botani. Alternatif tanaman yang dapat digunakan sebagai bahan biopestisida adalah limbah kulit bawang merah yang memiliki aktivitas antibakteri yang baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan kelayakan pendirian sebuah pabrik sehingga dapat meminimalisir terjadinya kerugian dalam investasi. Tahap analisis ekonomi dimulai dengan analisis riset pasar, penentuan kapasitas pabrik dan melakukan penaksiran modal industri dan penentuan biaya produksi total untuk melihat total pendapatan serta keuntungan (profit). Pabrik biopestisida dari limbah kulit bawang merah memiliki kapasitas 15.000 ton/tahun yang diharapkan mampu menjadi alternatif pengganti penggunaan pestisida. Evaluasi ekonomi perlu dilakukan sebelum mendirikan pabrik untuk melihat apakah pabrik menghasilkan keuntungan sehingga layak untuk didirikan. Berdasarkan analisis ekonomi pabrik didapatkan Break Event Point sebesar 36%/tahun, Return On Investment sebelum pajak 31,457% dan setelah pajak sebesar 22,42% dari modal investasi, besar nilai Pay Out Time sebelum pajak 3,08 tahun dan sesudah pajak 4,33 tahun, dan besar nilai Shut Down Point 3%. Dari hasil analisis ekonomi menunjukkan bahwa pabrik biopestisida ini layak untuk didirikan.
Copyrights © 2024