Emisi kendaraan bermotor yang didominasi gas karbon monoksida (CO) berbahaya bagi makhluk hidup, karen adapat merubah karakter fisiologi dan komponen bioimia pada tanaman. Paparan gas CO dapat merubah karakter fisiologi dan komponen biokimia tanaman. Tiap tanaman merespon masuknya polutan dengan cara berbeda, toleran atau sensitif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kemampuan toleransi tanaman hias terhadap gas CO pada kadar berbeda. Tanaman hias diberi perlakuan selama dua bulan. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan dua faktor yaitu kadar gas CO dan spesies tanaman. Parameter yang diamati adalah parameter biologi, sosio-ekonomi, dan biokimia. Tingkat toleransi tanaman dihitung menggunakan metode Air Polution Tolerance Index (APTI) dan Anticipated Performance Index (API). Data dianalisis menggunakan ANOVA dan dilanjukan dengan uji DMRT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara kadar gas CO dan spesies tanaman terhadap kemampuan toleransi tanaman. R. discolor termasuk tolerant menurut APTI dan good menurut API. C. comosum dan T. corymbosa termasuk moderate menurut APTI dan API. C. variegatum termasuk moderate menurut APTI dan poor menurut API. I. paludosa termasuk intermediate menurut APTI dan poor menurut API. S. oleana termasuk sensitive menurut APTI dan moderate menurut API.
Copyrights © 2024