Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan finansial budidaya lebah madu skala mikro di Kabupaten Pesisir Barat dengan jenis komoditi Trigona. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan pertimbangan jumlah kepemilikan stup/koloni lebah terbanyak. Metode penetilian menggunakan metode kombinasi kuantitatif-kualitatif. Analisis nonfinansial dilakukan untuk mengetahui kelayakan usaha budidaya lebah madu dengan menggunakan dengn melihat aspek dimensi kelayakan pemasaran, dimensi kelayakan produksi, dimensi kelayakan manajemen, dimensi kelayakan finansial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari segi aspek finansial yang meliputi analisis kelayakan usaha tidak berdiskonto dan analisis kelayakan usaha berdiskonto usaha budidaya lebah madu di Desa Pemerihan Kabupaten Pesisir Barat menguntungkan dan layak untuk dikembangkan lebih lanjut. Kemudian dilakukan dengan menggunakan analisis sensivitas, ketika terjadi penurunan tingkat produksi mencapai angka 30 persen usaha budidaya lebah madu di Desa Pemerihan Kabupaten Pesisir Barat ini tetap layak dilanjutkan.
Copyrights © 2024