Keberadaan pandemi Covid 19 yang terjadi sejak pertengahan bulan maret 2020 mengalami penyebaran secara masif dan global dan mempengaruhi segala sektor kehidupan, terutama pada sektor ekonomi. Dalam hal ini, WHO (World Health Organization) telah mengumumkan dampak pandemi Covid dalam segala aspek kehidupan telah menjadi masalah yang krusial yang berusaha dihadapi berbagai negara di dunia termasuk Indonesia. Keberadaan pandemi Covid 19 menyebabkan menurunnya tingkat penjualan pada berbagai gerai makanan Fast Food termasuk Pizza Hut. Strategi Direct selling Next Cross menjadi pilihan yang dilakukan gerai Pizza Hut untuk tetap mempertahankan tingkat penjualannya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (Library Research) dengan analisis data menggunakan metode kualitatif. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dokumentasi dengan sumber acuan umum yang berisi teori-teori dan konsep-konsep pada umumnya. Selain itu, sumber acuan khusus berupa jurnal, penelitian, thesis dll. Teknis analisis data menggunakan teknik analisis isi yang mengkaji relevansi teori terhadap implementasi praktik yang terjadi dilapangan. Penelitian ini bertujuan untuk memperdalam kajian teori tentang strategi pemasaran Direct Selling terhadap praktik penjualan pada masa pandemi Covid 19 yang dilakukan oleh gerai Pizza Hut. Selain itu, untuk mengetahui hasil elaborasi teori kedalam praktik terkait tingkat penjualan yang dihasilkan gerai Pizza Hut dengan menggunakan strategi Direct Selling pada masa pandemi Covid 19. Penelitian ini menghasilkan elaborasi landasan teori kedalam praktik terkait fokus yang diteliti meliputi 1). Dampak pandemi Covid 19 terhadap penjualan di gerai Pizza Hut; 2). Strategi Direct Selling Next Cross pizzahut; 3). Tingkat penjualan gerai pizzahut dengan strategi Direct Selling.
Copyrights © 2023