Perkembangan bahasa merupakan salah satu keterampilan dasar yang dipersiapkan siswa kelas rendah maupun tinggi pada tingkat dasar. Kemampuan bahasa ini lebih baik bila diasah sejak dini, terutama pada masa periode kritis. Karena bahasa Inggris adalah bahasa asing bagi siswa- siswa MI Al Mustajab Wahyurejo , maka proses pembelajarannya harus bertahap dan berkesinambungan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang bertujuan menganalisis ketrampilan berbahasa Inggris siswa kelas VI pasca Pandemi Covid-19 dalam aspek reading,speaking, writing, listening. Dalam penelitian ini, angket digunakan dalam pengumpulan data. Narasumber adalah seluruh siswa kelas VI di MI Al Mustajab Wahyurejo. Berdasarkan hasil olah data angket, ketrampilan terttnggi dengan pemilih terbesar adalah membaca sebesar 56,5% cukup terampil, 4harus 3,5% kurang terampil. Ketrampilan berbicara sebesar 60,9% tidak terampil, 34,8% kurang terampil, dan 4,3% cukup terampil.Sedangkan ketrampilan menulis sebesar 52,2% tidak terampil, 39,1% kurang terampil, dan 8,7% cukup terampil. Pada ketrampilan mendengarkan sebesar 60,9% tidak terampil, 34,8% kurang terampil, dan 4,3%cukup terampil.
Copyrights © 2023