Tingkat kemiskinan Indonesia khususnya pada daerah kabupaten dan kota di pulau Jawa merupakan suatu hal yang dapat disebabkan oleh aspek multivariat dan tidak terlepas pada sebatas aspek ekonomi, melainkan aspek sosial dan budaya. Tingkat pengembangan gender atau pemberdayaan perempuan serta PDB regional suatu daerah menjadi hal yang perlu diteliti sebagai aspek yang bisa memengaruhi tingkat kemiskinan. Dikatakan bahwa, PDB di Indonesia mengalami peningkatan, namun jumlah populasi yang berada di bawah angka garis kemiskinan masih terbilang masive, selain itu secara yurisdiksi, peraturan Indonesia mengakui adanya prinsip kesamaan hak antara pria dan perempuan. Namun, perempuan selalu tertinggal dalam bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, pekerjaan, dan politik. Oleh karena itu, peneliti mencoba mengisi gap penelitian tersebut dengan melakukan studi kuantitatif dengan metode regresi panel terhadap 119 sampel yang bertujuan untuk memastikan pengaruh tingkat pengembangan gender dan PDB regional terhadap tingkat kemiskinan. Adapun hasil penelitian yang didapatkan menyatakan bahwa tingkat pembangunan gender dan PDB regional memiliki hubungan kausal yang negatif terhadap tingkat kemiskinan. Hal itu berarti bahwa, semakin tinggi tingkat pembangunan gender dan PDB regional maka tingkat kemiskinan akan semakin kecil
Copyrights © 2023