Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi peran Economic Value Added (EVA) sebagai alat penilaian kinerja manajemen perusahaan dalam konteks era bisnis saat ini. Metode pendekatan yang digunakan adalah tinjauan literatur untuk menilai efektivitas EVA dibandingkan dengan pendekatan tradisional seperti perhitungan laba bersih, serta untuk meneliti korelasinya dengan pengembalian saham. Selain itu, penelitian ini memberikan saran praktis untuk implementasi EVA dan bertujuan untuk memperdalam pemahaman tentang pengukuran kinerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa EVA tidak selalu lebih baik daripada metode tradisional dalam menjelaskan pengembalian saham, meskipun kadang-kadang memberikan wawasan tambahan. Kesimpulannya, meskipun EVA memberikan wawasan tambahan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada ukuran kinerja tunggal yang secara eksklusif dapat dianggap sebagai yang terbaik.
Copyrights © 2024