ABSTRACT Interpersonal skills are skills in dealing with other people. It is important to train interpersonal skills in children who are latein speaking so they can interact properly. One way to practice interpersonal skills is with the finger puppet method. This study aim to determine the application of the finger puppet method in training interpersonal skillsin children who experience speech delays in one of the X inclusion schools in Kediri City. This study uses a type of experimental research with the Single Case Design (SCD). Subjects in this study were children who experienced speech delays and difficulties in interpersonal skills. Data collection techniques using observation and interviews. Data analysis used descriptive statistics by calculating the average value of the subject’s interpersonal skills then presented in the form of diagrams and drawing conclusions. The results of measuring interpersonal skills showed an increase, namely in the baseline phase an average of 32.6 wasin the low category, in cycle 1 of 51 was in the low category, in cycle 2 of 76.4 was in the medium category, and follow-up was 88.5 in the high category. So, it can be concluded that the application of the finger puppet method can improve the interpersonal skills of children who experience speech delays. ABSTRAK Keterampilan interpersonal adalah keterampilan dalam berhubungan dengan orang lain. Penting melatih keterampilan interpersonal pada anak yang terlambat bicara agar dapat berinteraksi dengan baik. Salah satu cara untuk melatih keterampilan interpersonal adalah dengan metode boneka jari (finger puppet). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode boneka jari (finger puppet) dalam melatih keterampilan interpersonal pada anak yang mengalami keterlambatan bicara (speech delay) di salah satu sekolah inklusi X Kota Kediri. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen dengan desain Single Case Desain (SCD). Subjek dalam penelitian ini adalah anak yang mengalami keterlambatan bicara dan kesulitan dalam keterampilan interpersonal. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dengan menghitung nilai rata-rata keterampilan interpersonal subjek kemudian disajikan dalam bentuk diagram dan penarikan kesimpulan. Hasil pengukuran keterampilan interpersonal terdapat peningkatan yaitu pada fase baseline mendapatkan rata-rata sebesar 32,6 berada pada kategori rendah, pada siklus 1 sebesar 51 berada pada kategori rendah, pada siklus 2 sebesar 76,4 berada pada kategori sedang, dan follow-up sebesar 88,5 berada pada kategori tinggi. Maka, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode boneka jari (finger puppet) dapat meningkatkan keterampilan interpersonal anak yang mengalami keterlambatan bicara (speech delay).
Copyrights © 2024