Kenyamanan termal merupakan persepsi penghuni yang didasarkan pada lingkungannya, sedangkan kinerja termal adalah kinerja panas yang ditimbulkan oleh bangunan. Banyak faktor dalam kinerja termal bangunan diantaranya adalah sinar matahari dan angin. Kedua faktor termasuk faktor penting yang mempengaruhi kinerja termal bangunan untuk mewujudkan kenyamanan termal penghuni bangunan. Tujuan penelitian adalah menganalisa sinar matahari dan angin dalam mempengaruhi kinerja termal rumah tinggal. Metode penelitian menggunakan metode observasi dengan melakukan pengamatan elemen bangunan yang berhubungan dengan sinar matahari dan angin. Hasil pengamatan dideskripsikan untuk menemukan hasil kinerja termal dari tiga bangunan yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen bangunan seperti material dinding mempengaruhi kinerja termal bangunan. Penelitian menunjukkan bahwa rumah tinggal dengan dinding plaster lebih dingin dibandingkan dengan rumah tinggal berdinding batu ekspos dan kayu.
Copyrights © 2023