Kota cerdas telah diinisiasi sejak tahun 2017. Capaian kota cerdas perlu dievaluasi dalam pelaksanaannya. Penilaian kota cerdas perlu dilakukan untuk mengetahui tingkat perkembangan suatu kota dalam menerapkan konsep kota cerdas. Penilaian capaian tersebut dapat dilakukan dengan indikator kota cerdas yang telah distandarkan dengan SNI ISO 37122:2019. Indikator pada SNI tersebut berjumlah 80 indikator dengan kebutuhan data sebanyak 134 data. Penelitian ini menggunakan indikator SNI ISO 37122:2019 untuk mengetahui tingkat ketersediaan data yang dibutuhkan untuk menilai indikator kota cerdas di Kota Semarang, faktor yang mempengaruhi ketersediaan data, serta usulan strategi pengumpulan data. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah evaluasi dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan data di Kota Semarang untuk mendukung penilaian indikator kota cerdas sudah cukup baik karena mencapai 54,47% dari kebutuhan data, sedangkan indikator yang dapat diukur sebanyak 43,75% dari jumlah indikator kota cerdas. Hal ini menunjukkan bahwa Kota Semarang sudah baik dalam menyediakan data untuk penilaian indikator kota cerdas, tetapi perlu menerapkan strategi yang tepat untuk memenuhi ketersediaan data untuk memenuhi syarat minimal jumlah indikator yang harus dilaporkan dalam penilaian indikator kota cerdas.
Copyrights © 2024