Pertumbuhan dan kemajuan ekonomi suatu negara sangat ditentukan oleh sejauh mana sumber-sumber ekonomi suatu negara dapat bersinergi dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal ini bisa terwujud manakala semua lembaga-lembaga ekonomi dapat bahu membahu dalam menggerakkan semua potensi ekonomi yang ada secara optimal. Salah satu lembaga ekonomi yang memiliki peranan strategis yang menentukan pertumbuhan dan perkembangan ekonomi negara adalah lembaga keuangan, khususnya perbankan. Bank merupakan salah satu lembaga keuangan yang kegiatan utamanya adalah menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkannya dengan tujuan untuk memperoleh laba. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris Pengaruh Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) dan Non Performing Loan (NPL) terhadap Profitabilitas (ROA). Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder dari laporan keuangan tahunan yang telah dipublikasikan oleh perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi berganda, analisis koefisien determinasi (R2), dan pengujian hipotesis menggunakan uji t dan uji F dengan tingkat signifikansi 5%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial variabel Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) berpengaruh negatif terhadap Return On Assets (ROA) dan Non Performing Loan (NPL) tidak berpengaruh terhadap Return On Assets (ROA). Sedangkan secara simultan, Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) dan Non Performing Loan (NPL) berpengaruh terhadap Return On Assets (ROA).
Copyrights © 2022