Tujuan penelitian untuk mengobservasi, mendeskripsikan, dan mengetahui faktor pendukung dan penghambat komunikasi partisipatif yang diterapkan dalam Menanggulangi Penumpukan Sampah Laut di Kampung Atas Air Kelurahan Margasari Balikpapan. Menggunakan pendekatan Deskriptif Kualitatif dengan indikator komunikasi partisipatif di antaranya heteroglasia, dialogis, poliponi, dan karnaval. Dengan teknik analisis data model interaktif Miles dan Huberman, metode wawancara terhadap staf Kelurahan Margasari, anggota Satuan Tugas, dan Warga Kelurahan Margasari, fokus penelitian untuk mencari informasi terkait kegiatan Kelurahan Margasari dan elemen masyarakat dalam menanggulangi permasalahan Penumpukan Sampah akibat Pasang surut air laut di sekitar Kampung atas air Margasari. Hasil penelitian menunjukkan Kelurahan Margasari telah menerapkan polapola komunikasi partisipatif. Pada heteroglasia, kelompok ini telah mengakomodir keterlibatan berbagai pihak dengan latar belakang beragam. Keterlibatan remaja belum signifikan dan proporsi gender didominasi laki-laki. Dialog menunjukkan kelompok ini melakukan dialog internal maupun eksternal, dialog kemudian menjadi ruang bagi Kelurahan untuk mendiskusikan program serta evaluasi. Pada poliponi, kelompok ini menghimpun pendapat atas program yang telah terlaksana dari anggota dan masyarakat. Karnaval menunjukkan gaya komunikasi yang dilakukan kelompok ini berlangsung secara informal dan diselingi dengan candaan menambah kedekatan emosional warga. Kelurahan Margasari perlu meningkatkan kolaborasi kepada elemen masyarakat di sekitar Kampung Atas Air serta mengevaluasi pendekatan yang digunakan agar dapat menggaet partisipasi yang lebih signifikan agar program terlaksana dengan prinsip berkelanjutan
Copyrights © 2023