Penelitian ini bertujuan menganalisis tentang penerimaan warga dalm pelayanan kepolisian. Metode penelitianadalah kualitatif dengan menggunakan data sekunder berupa dokumentasi sebagai data utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerimaan warga terhadap pelayanan polisi memiliki dampak signifikan pada keberhasilanpenegakan hukum dan keamanan masyarakat. Dengan menerapkan teori penerimaan, institusi polisi dapat lebih memahami faktor-faktor yang memengaruhi penerimaan warga dan mengambil langkah-langkah untukmeningkatkannya. Transparansi, partisipasi warga, dan responsivitas polisi menjadi kunci dalam membangunhubungan yang positif antara polisi dan masyarakat. Transparansi institusi polisi sangat penting untuk membangunkepercayaan warga terhadap pelayanan polisi. Institusi polisi yang transparan dapat memberikan informasi yangjelas dan akurat kepada masyarakat, sehingga meningkatkan penerimaan warga terhadap kebijakan dan tindakan polisi. Mengikutsertakan warga dalam proses pengambilan keputusan dan pemberian masukan dapat meningkatkanpenerimaan terhadap pelayanan polisi. Partisipasi warga menciptakan rasa memiliki dan tanggung jawab bersama terhadap keamanan dan penegakan hukum. Responsivitas polisi terhadap kebutuhan dan kekhawatiran wargamerupakan faktor penting dalam penerimaan masyarakat. Polisi yang responsif terhadap laporan kejahatan, memberikan informasi yang tepat waktu, dan merespons kebutuhan warga dengan cepat dapat meningkatkankepercayaan dan penerimaan.
Copyrights © 2024