Latar Belakang: Perawatan thalassemia yang harus dijalani teratur dan seumur hidup disamping tingkat ekonomi beragam bahkan menengah kebawah, hal ini dapat mempengaruhi dukungan keluarga terhadap anak penyintas thalassemia, karena keluarga berpikir para penyintas thalassemia hanya akan menambah beban utama hidup ekonomi. Jika para penyintas mengetahui hal ini, maka akan menambah beban psikologis dan mengakibatkan menurunnya kualitas hidup mereka karena kurangnya dukungan dari keluarga. Tujuan penelitian menganalisis hubungan dukungan keluarga terhadap kualitas hidup anak penyintas thalassemia di Rumah Sakit Bhayangkara Setukpa Lemdikpol Kota Sukabumi. Metode: Penelitian ini menggunakan metode analitik korelasi, populasi seluruh orang tua dan anak penyintas thalassemia di ruang thalassemia di Rumah Sakit Bhayangkara Setukpa Lemdikpol Kota Sukabumi dengan populasi 125 dan sampel sebanyak 96 responden dengan teknik Purposive Sampling, pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil: Hasil penelitian pada variabel dukungan keluarga yaitu mendapatkan hasil sebagian besar positif sebesar 70 (72,9%), responden dukungan negatif sebesar 26 (27,1%) responden, Hasil uji Chi-Square didapatkan (ρ = 0,000) < dari 0.05 sehingga H₀ ditolak dan Ha diterima yang berarti ada hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup anak penyintas thalassemia. Kesimpulan: Adanya hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup anak penderita thalassemia di Rumah Sakit Bhayangkara Setukpa Lemdikpol Kota Sukabumi.
Copyrights © 2023