Jurnal Kelautan dan Perikanan Indonesia
Vol 1, No 3: Desember (2021)

Pengaruh Padat Tebar Berbeda Pada Polikultur Pendederan Ikan Kakap Putih (Lates calcarifer) Dan Nila Payau (Oreocrhomis niloticus) Untuk Menekan Perifiton Dan Ektoparasit

Mahathir Rifadh (Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Syiah Kuala)
Cut Nanda Defira (Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Syiah Kuala)
Ibnu Sahidhir (Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Syiah Kuala)



Article Info

Publish Date
14 Jan 2022

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh padat tebar ikan nila yang berbeda pada polikultur pendederan ikan kakap putih (Lates calcarifer) dan nila payau (Oreocrhomis niloticus) untuk menekan perifiton dan ektoparasit. Penelitian ini dilakukan di Balai Perikanan Budiaya Air Payau (BPBAP), Ujung Batee, Aceh Besar. Metode pada penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 taraf perlakuan dan 4 ulangan yaitu: perlakuan A: tanpa ikan nila + 10 ekor kakap putih, perlakuan B: 1 ekor ikan nila + 10 ekor kakap putih, perlakuan C: 2 ekor ikan nila + 10 ekor kakap putih, perlakuan D: 4 ekor ikan nila + 10 ekor kakap putih). Wadah yang digunakan berukuran P: 53 cm, L:36 cm dan T: 34 cm dengan volume air saat pemeliharaan 50 liter. Ikan Kakap putih berukuran 0,40 gr dan ikan nila 0,50 gr, Pemberian pakan 5%/hari pada pada pagi dan sore. Sampling pertumbuhan dan pengecekan kualitas air dilakukan setiap minggu. Pengamatan perifiton dan ektoparasit dilakukan diakhir penelitian. Hasil pengamatan perifiton menunjukkan jenis perifiton dominan adalah Chrorella, Naviculla dan Rotifer bdelloid. Kepadatan Perifiton tertinggi adalah A (91,75 ml/m2) dan terendah D (41,5 ml/m2). Intensitas ektoparasit 25%, prevalensi 1 parasit/ekor ikan dan mengalami kenaikan intensitas pada perlakuan D (3 ekor ektoparasit/ Ikan). Parasit yang dijumpai adalah dari jenis cacing monogenea dengan Dominansi 100%. Berdasarkan hasil uji ANOVA menunjukkan padat tebar berbeda pada polikultur pendederan ikan kakap putih (Lates calcarifer) dan nila payau (Oreocrhomis niloticus) untuk menekan perifiton dan ektoparasit tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup (P0,05) namun berbeda nyata terhadap nilai kepadatan perifiton dan efesiensi pakan (P0,05).

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

JKPI

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Earth & Planetary Sciences Social Sciences Veterinary

Description

Jurnal Kelautan dan Perikanan Indonesia (JKPI) atau nama lain Indonesia Marine and Fisheries Journal merupakan jurnal ilmiah yang memuat hasil - hasil penelitian bidang kelautan dan perikanan dalam skala luas meliputi ilmu kelautan, akuakultur, perikanan tangkap, teknologi hasil perikanan, ...