Jurnal Kelautan dan Perikanan Indonesia
Vol 1, No 1: April (2021)

Analisis Komoditas Unggulan Perikanan Tangkap di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Belawan

Silvia Triola Audina (Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, 23111, Indonesia)
Ratna Mutia Aprilla (Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, 23111, Indonesia Pusat Riset Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, 23111, Indonesia)
Chitra Octavina (Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, 23111, Indonesia Pusat Riset Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, 23111, Indonesia)
Alvi Rahmah (Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, 23111, Indonesia Pusat Riset Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, 23111, Indonesia)
Rianjuanda Djamani (Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, 23111, Indonesia Pusat Riset Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, 23111, Indonesia)



Article Info

Publish Date
08 Apr 2021

Abstract

Komoditas unggulan merupakan barang atau jasa yang dihasilkan masyarakat melalui proses pemilihan dan pengembangan, serta memiliki nilai lebih dibanding dengan produk lainnya. Tujuan pada penelitian ini adalah mengetahui komoditas unggulan hasil perikanan tangkap di PPS Belawan. Penelitian ini akan dilakukan pada bulan Maret-April 2019, bertempat di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Belawan, Medan Belawan, Sumatera Utara. Pengumpulan data yang dikumpulkan meliputi kegiatan pengamatan, wawancara, dan penelusuran studi pustaka (menggali sumber-sumber sekunder). Perhitungan komoditas unggulan dilakukan dengan menggunakan metode Location Quotient (LQ). Penentuan didasarkan pada empat kriteria yaitu: nilai LQ dari volume produksi ikan, LQ dari nilai produksi, dan produksi hasil tangkapan yang diekspor melalui penerbitan SHTI. Pemilihan komoditas jenis ikan unggulan kemudian dilakukan dengan metode Comparative Performance Index (CPI). Berdasarkan perhitungan LQ diperoleh empat jenis hasil tangkapan dengan nilai LQ volume produksi tertinggi yakni cumi- cumi sebesar 24,19; sotong 4,10; tongkol 3,62; dan udang 3,31. Berdasarkan perhitungan LQ nilai produksi, diperoleh LQ nilai produksi terbesar adalah cumi-cumi sebesar 11,23; udang sebesar 5,98; sotong 1,45; dan tongkol sebesar 1,02. Berdasarkan potensi pasar hasil tangkapan yang di ekspor melalui penerbitan SHTI jumlah hasil tangkapan terbesar adalah cumi-cumi sebanyak 13.566,09 ton, sotong sebanyak 10.485,15 ton, tongkol sebanyak 4.586,10 ton, dan udang sebanyak 3.971,48 ton. Berdasarkan tiga kriteria tersebut diperoleh cumi-cumi sebagai komoditas unggulan di PPS Belawan dengan jumlah analisis CPI sebesar 2173, udang sebesar 786, sotong sebesar 530, dan tongkol sebesar 325.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

JKPI

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Earth & Planetary Sciences Social Sciences Veterinary

Description

Jurnal Kelautan dan Perikanan Indonesia (JKPI) atau nama lain Indonesia Marine and Fisheries Journal merupakan jurnal ilmiah yang memuat hasil - hasil penelitian bidang kelautan dan perikanan dalam skala luas meliputi ilmu kelautan, akuakultur, perikanan tangkap, teknologi hasil perikanan, ...