Angka kejadian penyakit kecacingan (Soil Transmitted Helminth) di dunia masih relatif tinggi. Di Indonesia pada tahun 2011 prevalensi di Sumatera mencapai 78% dan diperkirakan lebih dari 60% anak sekolah dasar di Indonesia menderita infeksi cacing, dan pada tahun 2016 di SDN 2 KeteguhanBandar Lampung terdapat 16% siswa yang menderita infeksi cacing. Kurangnya pengetahuan tentang kebersihan diri, lingkungan, memudahkan anakterinfeksi berbagai macam penyakit salah satunya kecacingan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan melalui media permainan ular tangga terhadap perilaku pencegahan penyakit kecacingan pada siswa kelas III di SDN 2 Keteguhan Bandar Lampung. Desainyang digunakan yaitu eksperimen dengan rancangan one group pretest- posttest design pada 31 siswa di bulan Januari – Februari 2018. Pendidikankesehatan dilakukan melalui media permainan ular tangga. Hasil penelitian univariat yaitu terdapat perubahan nilai rata – rata pre test 20,10 dan nilai rata – rata post test menjadi 28.90. Hasil penelitian bivariat menggunakan uji paired sample t test yaitu ada pengaruh pendidikan kesehatan melalui media permainan ular tangga terhadap perilaku pencegahan penyakit cacingan pada siswa kelas III di SDN 2 Keteguhan Bandar Lampung, dibuktikan dengan nilai p value (< 0,05).
Copyrights © 2019