Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bahwa masyarakat adat atau ninik mamak merupakan kekuatan politik dalam permasalahan pembebasan lahan untuk pembangunan jalan tol Padang Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi literatur. yang timbul karena adanya kendala terkait pembayaran ganti rugi atas tanah yang terkena proses pembebasan tanah untuk pembangunan Jalan Tol, hal ini terjadi karena tanah yang akan digunakan untuk lelang adalah tanah ulayat, dan pemberian ganti rugi juga merupakan salah satu faktor-faktor penyebab perselisihan dalam masyarakat adat mengenai bagaimana pembagiannya terhadap suku-suku tersebut yang pada akhirnya berujung pada penolakan pembebasan lahan Jalan Tol Padang – Pekanbaru yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) yang merupakan kebijakan Pemerintah. Kata kunci: Masyarakat Adat, Ninik Mamak, Kekuatan Politik
Copyrights © 2023