Latar Belakang: Remaja merupakan masa transisi dari fase anak-nak menuju dewasa. Pada masa remaja juga sering mengalami masalah psikosial, yaitu pencarian identitas diri yang menetukan remaja memiliki identitas diri positif atau negatif. Selain masalah psikososial, remaja sering mengalami masalah dalam belajar dalam hal motivasi belajar. Jika remaja kuat atau rendahnya motivasi belajar remaja mempengaruhi hasil belajarnya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui identitas diri yang dimiliki oleh remaja di Kampung Gunung Putri RW 10, mengetahui motivasi belajar yang dimiliki oleh remaja di Kampung Gunung Putri RW 10 dan hubungan identitias diri dengan motivasi belajar remaja di kampung gunung putri RW 10. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain Cross Sectional dengan jumlah responden 91 orang remaja usia 12-18 tahun di Kampung Gunung Putri RW 10 diukur menggunakan kuesioner. Hasil: Hasil penelitian ini menggunkan Spearman Rank didaptkan hasil p- value sebesar 0,000 yang menyakan Ha (Hipetesis Alternatif) diterima, dan koefesien korelasi didaptkan hail 0,686 yang artinya identitas diri dengan motivasi belajar memiliki korelasi yang tinggi. Simpulan-Saran: Saran dari hasil penelitian untuk institusi pendidikan adalah memberikan konseling dan memfasilitasi kegiatan ekstra kulikuler untuk siswa dan siswi.
Copyrights © 2021