Latar belakang: Diabetes Melitus adalah suatu penyakit kronis di mana organ pankreas tidak memproduksi cukup insulin atau ketika tubuh tidak efektif dalam menggunakanya. Diabetes Melitus merupakan salah satu penyakit yang diturunkan secara genetik kepada keturunan berikutnya dengan mengikuti pola pewarisan penyakit berdasarkan hukum mendel, yang berarti bahwa setiap anak yang lahir baik laki-laki maupun perempuan memiliki reccurent risk yang sama sebesar 50%, Oleh karena itu untuk mencegah keturunan dalam keluarga terhindar dari faktor risiko penyakit Diabetes Melitus keluarga berperan penting dalam menentukan peneriman pelayanan kesehatan, karena peran keluarga menggambarkan seperangkat perilaku interpersonal, oleh karena itu untuk membantu menurunkan angka kejadian penyakit Diabetes Melitus maka keluarga perlu dibekali dengan pengetahuan. Pengetahuan merupakan hasil dari tahu dan ini terjadi setelah orang melakukan pengindraan, terhadap objek tertentu. Tujuan untuk mengetahui Gambaran Tingkat Pengetahuan Keluarga Tentang Penyakit Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Atambua Kabupaten Belu. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan jumlah sampel 56 responden, menggunakan metode cluster sampling. Hasil penelitian Menunjukkan dari 56 responden yang diteliti, dapat diketahui bahwa tingkat pengetahuan keluarga tentang penyakit diabetes melitus yaitu, kategori baik berjumlah 25 responden (44,6 %), kategori cukup berjumlah 18 responden (32,1 %) dan kategori kurang berjumlah 13 responden (23,2 %). Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar tingkat pengetahuan keluarga tentang penyakit diabetes melitus baik.
Copyrights © 2022