Pada kegiatan setiap work station diusahakan agar waktu proses serta tenaga kerja tetap optimal. Tujuan penelitian ini untuk menghitung jumlah work station yang dibutuhkan oleh perusahaan agar produksi Arm Rear Brake KWBF mendapat keseimbangan lini yang optimal, meningkatkan efisiensi lintasan kerja pada proses produksi serta menurunkan jumlah waktu menganggur (idle time) yang terjadi pada produksi Arm Rear Brake. Salah satu metode yang digunakan untuk menyesuaikan penyeimbangan work station yaitu metode Ranked Positional Weight (RPW). Penerapan konsep penyesuaian lini produksiĀ dengan memakai model RPW digunakan agar menghasilkan kenaikan efisiensi kerja dan menurunkan waktu menganggur. Pada kondisi awal dengan jumlah stasiun kerja sebanyak 8 mendapat efisiensi lintasan sebesar 58,69%, namun setelah menggunakan metode RPW mengalami perubahan menjadi 78,26% dengan jumlah stasiun kerja sebanyak 6. Smoothness Index yang dihasilkan sebesar 0,70 sedangkan dengan menggunakan metode rank positional weight memperoleh penurunan menjadi 0,42. Semakin kecil nilai dari Smoothness Index yang dihasilkan dari perhitungan Smoothness Index maka akan semakin mendekati nilai keseimbangan yang sempurna. Dengan menurunnya waktu menganggur juga akan meningkatkan outp ut yang dihasilkan.
Copyrights © 2023