Penelitian dilakukan untuk mengetahui dan menganalisis potensi bahaya berdasarkan matriks risiko AS/NZS 4360 pada bagian produksi WL Alumunium sebagai bentuk tinjauan awal penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Metode pada penelitian ini mengadopsi pendekatan Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA) untuk melakukan identifikasi pada sumber bahaya, beserta penilaian risikonya, sedangkan metode Hazard and Operability Study (HAZOP) digunakan untuk menganalisis penyebab, dampak, serta pengendalian bahaya yang harus dilakukan. Penelitian menunjukkan 34 sumber bahaya dimana 9% diantaranya berada pada kategori bahaya extreme, 59% pada kategori bahaya high, 20% pada kategori bahaya moderate, dan 12% pada kategori bahaya low. Usulan perbaikan dibuat dengan bantuan lembar kerja analisis HAZOP berdasarkan skala prioritas potensi bahaya yang telah diketahui dan diperoleh sebanyak 48 tindakan perbaikan. Tindakan pengendalian risiko yang diusulkan mengikuti hierarki pengendalian risiko OHSAS 18001 yaitu substitusi, teknis, administratif, dan penggunaan APD. Pengendalian risiko juga didasarkan pada strategi pengendalian AS/NZS 4360 berupa penekanan tingkat kemungkinan dan penekanan tingkat keparahan suatu risiko.
Copyrights © 2023