Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perhitungan harga pokok penjualan (HPP). Penelitian dilakukan dengan mengambil data perhitungan harga pokok penjualan (HPP) pada Sakapatat Resto Semarang dengan batasan periode bulan Oktober s/d Desember 2022. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif yang mana merupakan pendeskripsikan atau penggambaran, dan menjelaskan suatu fenomena atau variabel yang terjadi dan kemudian menarik data tersebut ke dalam angka-angka. Sumber-sumber data yang diperoleh dengan metode observasi dan pengumpulan data dokumen. Pada penelitian ini diperoleh hasil dari perhitungan Harga Pokok Penjualan (HPP) yaitu nilai harga pokok penjualan (HPP) pada periode Oktober s/d Desember 2022 sebesar Rp25.067.900, Rp24.999.500, Rp25.141.100 untuk food (makanan) cost; Rp96.471.310, Rp117.830.450, Rp112.144.036 untuk beverage (minuman) cost; dan Rp1.745.600, Rp970.600, Rp1.812.800 untuk cigarette (rokok) cost. Dari nilai-nilai Harga Pokok Penjualan (HPP) tersebut dapat diamati bahwa kenaikan dan penurunan Harga Pokok Penjualan (HPP) dipengaruhi atas pembelian bahan baku dan tingkat kegiatan yang mempengaruhi persediaan barang di gudang.Perhitungan Harga Pokok Penjualan (HPP) berperan sebagai alat kontrol setiap biaya keluar yang digunakan dalam proses produksi.
Copyrights © 2023