Karakteristik peternak sangat menentukan kegiatan peternakan domba. Peternak diharapkan senantiasa untuk dapat meningkatkan pengetahuannya dalam melakukan berbagai kegiatan usaha, terutama dalam memanfaatkan produksi kotoran domba untuk dijadikan pupuk organik untuk tanaman. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik peternak serta potensi produksi kotoran domba untuk tanaman pangan khususnya jagung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendektan deskriptif kualitatif untuk karakteristik peternak dan ketersediaan kotoran domba sebagai potensi pupuk organik diukur melalui ternak domba dewasa yang mengeluarkan kotoran per hari atau selama 24 jam, kemudian dikalikan dengan pupulasi ternak yang ada. Hasil penelitian menunjukan 44% peternak berumur 31 – 50 tahun, 56% berpendidikan SD, 65%, petani sebagai pekerjaan pokok 65% dan peternak hanya sebagai sampingan 11%, dan skala prioritas peternak melakukan kegiatan ini yaitu pertama untuk menambah pendapatan, penghasil pupuk organik, sebagai ternak adat dan untuk tabungan. Produksi kotoran ternak domba selama satu tahun adalah sebesar 11.711,609 ton/ekor/tahun, namun tingkat pemanfaatannya untuk tanaman pangan jagung hanya sebanyak 372,736 Ton/Tahun sehingga kelebihan 11.338,873 Ton/Tahun yang disebabkan karena penggunaannya hanya pada tanaman jagung dan tidak pada tanaman lainnya.
Copyrights © 2022