Sektor usaha jasa konstruksi memberikan kontribusi sebesar 9,94% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada tahun 2015 sampai dengan kuartal 3 tahun 2021. Untuk itu, sektor tersebut diharapkan meningkatkan kinerjanya. Salah satu cara meningkatkan kinerjanya adalah dengan mengelola modal kerjanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji bagaimana pengaruh manajemen modal kerja terhadap profitabilitas perusahaan jasa konstruksi publik di Indonesia. Penelitian ini diuji dengan analisis statistik deskriptif dan regresi data panel. Adapun elemen-elemen modal kerja yang dijadikan variabel independen sebagai berikut: periode penagihan, periode penyimpanan, periode pembayaran, dan siklus perputaran kas. Sedangkan rasio profitabilitas yang digunakan sebagai variabel dependen hanya return on asset (ROA). Hasil penelitian ini adalah siklus perputaran kas, periode penagihan piutang, dan periode pembayaran utang yang dipercepat meningkatkan profitabilitas, sebaliknya periode penyimpanan persediaan tidak mempengaruhi profitabilitas.
Copyrights © 2024