Penelitian ini dilaksanakan di Jalan Usaha Tani, Kelurahan Gonda Baru, Kecamatan Sorawolio, Kota Baubau, pada bulan Januari sampai Maret 2020. Tanaman aren (Arenga pinnata Merr.) merupakan tanaman perkebunan yang mempunyai potensi besar untuk dikembangkan sebagai bahan baku gula aren atau diolah menjadi bioetanol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengikiran benih terhadap laju perkecambahan benih aren, untuk mengetahui pengaruh perendaman benih terhadap laju perkecambahan benih aren, untuk mengetahui pengaruh interaksi antara pengikiran benih dan perendaman benih terhadap laju perkecambahan benih aren. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial yang terdiri atas dua faktor, yaitu faktor pertama pengikiran/hampelas benih (AI), tanpa pengikiran/hampelas benih (A2) dan Faktor kedua perendaman benih dengan suhu 25oC(B1), perendaman benih dengan suhu 50oC (B2), perendaman benih dengan suhu 75oC (B3), perendaman benih dengan suhu 100oC (B4). Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman dan waktu perkecambahan. Hasil penelitian mnunjukan bahwa semua perlakuan berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman. Perlakuan A1B2 merupakan perlakuan terbaik dilihat dari tinggi tanaman aren.
Copyrights © 2022