Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pembelian impulsif dengan penyesalan pasca pembelian pada produk fashion parempuan pengguna tiktok yang baru memasuki dunia kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional dengan menggunakan purposive sampling sebagai teknik pemilihan sampel. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 122 pekerja wanita yang memiliki pengalaman kerja ≤ 3 tahun di Sumatera Barat. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala yang dibuat berdasarkan aspek kognitif dan afektif oleh Verplanken & Herabadi (2001) dan skala penyesalan pasca pembelian oleh Lee & Cotte (2009). Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi product moment dengan dukungan program SPSS versi 16.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan antara pembelian impulsif dan penyesalan pasca pembelian pada produk fashion parempuan pengguna tiktok yang baru memasuki dunia kerja dengan nilai korelasi (r = 0,493; p = 0,000) yang berarti jika pembelian impulsif tinggi maka penyesalan pasca pembelian akan tinggi juga, begitupun sebaliknya. Hasil penelitian menunjukan hipotesis alternatif (Ha) diterima, kemudian dapat diartikan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara pembelian impulsif dan penyesalan pasca pembelian pada produk fashion parempuan pengguna tiktok yang baru memasuki dunia kerja.
Copyrights © 2024