Tuntutan akademik yang tinggi serta lamanya pendidikan yang harus ditempuh seringkali menjadi tekanan yang harus dipahami oleh mereka yang menekuni bidang ilmu kedokteran. Tekanan yang dirasakan tentunya dapat memicu ketidakstabilan emosi, yang pada akhirnya dapat mendorong mahasiswa untuk melakukan perilaku impulsive buying. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara stres akademik dan impulsive buying pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Cendrawasih. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain korelasional. Sebanyak 80 mahasiswa fakultas kedokteran yang terdiri dari angkatan 2022-2019 menjadi partisipan dalam penelitian ini yang diambil menggunakan rumus slovin. Pengukuran penelitian menggunakan Perception Academic Stress (PAS) (α = 0,892) dan Impulsive Buying Tendency Scale (IBTS) Scale (α = 0,875). Metode analisis data penelitian menggunakan uji correlation product moment dari Karl Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif signifikan antara stres akademik dengan impulsive buying (r = 0,960 dan sig. = 0,000 (p<0,05) ). Hal ini mengindikasikan bahwa stres akademik merupakan salah satu faktor penting yang berhubungan dengan perilaku impulsive buying mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Cenderawasih
Copyrights © 2024