Keadaan ekonomi suatu negara dapat mempengaruhi keadaan lingkungan perusahaan karena perusahaan didirikan untuk mencapai tujuan yang paling besar dalam pertumbuhan ekonomi. Namun kondisi ekonomi di Indonesia pada awal tahun 2020 mengalami krisis wabah pandemi COVID-19 yang menyebabkan ketidakpastian ekonomi, ketakutan, dan perubahan perilaku konsumen. Perubahan situasi keuangan akibat pandemi COVID-19 dapat mempengaruhi aktivitas dan kinerja perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh ukuran perusahaan, profitabilitas, likuiditas, leverage, dan sales growth terhadap prediksi financial distress pada masa pandemi COVID-19. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur sektor properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2019-2022. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling dengan jumlah sampel yang memenuhi syarat dalam penelitian ini berjumlah 208 data. Berdasarkan hasil analisis regresi logistik binary terlihat bahwa leverage berpengaruh terhadap financial distress, sedangkan ukuran perusahaan, profitabilitas, likuiditas, dan sales growth tidak berpengaruh terhadap financial distress.
Copyrights © 2024