Terminal merupakan bagian penting dalam sistem transportasi suatu kota untuk memenuhi kebutuhan transportasi penumpang dan juga fungsi Terminal adalah sebagai tempat pengendalian, Pengawasan, Pengaturan, dan Pengelolaan Lalu Lintas. Selain Terminal sebagai sarana transportasi, Terminal juga berperan menimbulkan emisi polutan udara. Pengoperasian Terminal yang dilakukan 24 jam sehari, Tujuh hari seminggu, menghasilkan emisi yang dapat menyebabkan buruknya kualitasĀ udara di dalam dan sekitar Terminal yang pada akhirnya berdampak pada kesehatan masyarakat di sana dikarenakan banyaknya kendaraan bus yang terkonsentrasi di Terminal, CO2 merupakan gas buang yang memerlukan perhatian khusus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang efektif dalam mengurangi emisi gas buang dari armada bus di Terminal guna meningkatkan kualitas udara di Terminal ataupun di sekitar Terminal. Studi ini menggunakan metode observasi langsung dan pengukuran emisi gas buang dari berbagai jenis bus yang beroperasi di dalam Terminal. Selain itu juga, dilakukan analisis terhadap kebijakan dan strategi yang telah diterapkan di Terminal lain untuk mengurangi emisi gas buang. Pada akhirnya, diharapkan Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam upaya mitigasi polusi udara di lingkungan Terminal Bus. Dengan menerapkan strategi yang efektif, Terminal dapat menjadi lingkungan yang lebih bersih dan sehat bagi pengguna jasa serta masyarakat sekitarnya.
Copyrights © 2024