Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan struktur dan makna kalimat pasif bahasa Sunda konstruksi di--an dan di--keun yang dihasilkan verba pangkal aktivitas. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan kajian distribusional dengan teori yang digunakan teori Djajasudarma (1994), Ramlan (1997), dan Tadjuddin (1993). Sumber data berasal dari kepustakaan berupa novel dan majalah. Hasil penelitian menujukkan bahwa verba aktivitas dalam kalimat pasif bahasa Sunda konstruksi di--an memiliki 4 pola dengan makna inheren progresif, distributif, dan resultatif, sedangkan konstruksi di--keun menghasilkan 3 pola dengan makna progresif dan terminatif.
Copyrights © 2024