Perusahaan Sektor Transportasi dan Logistik adalah sebuah perusahaan yang menyediakan jasa transportasi suatu barang atau penumpang dari satu lokasi ke lokasi lainnya dan dapat melalui darat, laut atau bahkan udara, tujuan dari perusahaan yaitu meningkatkan laba sebesar-besarnya. Agar memperoleh laba sesuai dengan yang perusahaan inginkan, perusahaan harus mampu menyusun perencanaan laba yang baik. Hal tersebut akan ditentukan pada kemampuan sebuah perusahaan untuk dapat memprediksi kondisi usahanya di masa depan yang penuh dengan ketidakpastian, serta memprediksi kemungkinan faktor-faktor apa saja yang dapat mempengaruhi laba. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh Biaya Operasional terhadap Laba Bersih pada perusahaan jasa sektor Transportasi dan Logistik yang terdaftar di BEI periode 2017-2021. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi, yaitu teknik pengumpulan data dengan cara mengumpulkan data sekunder yang berupa laporan keuangan perusahaan jasa sektor Transportasi dan Logistik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2017-2021 yaitu sebanyak 65 laporan keuangan dari 13 perusahaan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan bantuan program GSCA (Generalized Structured Component Analysis). Hasil dari penelitian ini adalah Biaya Operasional berpengaruh terhadap Laba Bersih pada perusahaan jasa sektor Transportasi dan Logistik yang terdaftar di BEI periode 2017-2021. Besarnya pengaruh Biaya Operasional terhadap Laba Bersih pada perusahaan jasa sektor Transportasi dan Logistik yang terdaftar di BEI periode 2017-2021 adalah sebesar 65,4% dan sisanya 34,6% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Kata Kunci : Biaya Operasional, Laba Bersih, Bursa Efek Indonesia
Copyrights © 2023