Bank Digital sudah menjadi trend dalam industri keuangan Indonesia beberapa tahun terakhir. Bank Digital dikembangkan seperti perusahaan pada umumnya yaitu dengan tujuan untuk menghasilkan laba yang maksimal. Dengan meminimalisir penggunaan biaya, Bank Digital beroperasi dengan menggunakan kantor fisik yang terbatas atau bahkan tidak menggunakan kantor fisik, dan berfokus untuk memperoleh pendapatan yang optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendapatan terhadap laba bersih pada Perbankan Digital yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018 – 2021 dan untuk mengetahui besar pengaruh pendapatan terhadap laba bersih pada Perbankan Digital yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018 – 2021. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif untuk meneliti hubungan antar variabel. Objek penelitian ini adalah 16 Perbankan Digital yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018 – 2021 menggunakan data berupa 64 laporan keuangan tahun 2018 - 2021 dari masing-masing Perbankan Digital yang diunduh melalui laman resmi Bursa Efek Indonesia. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan untuk pengumpulan data adalah metode dokumentasi. Data dalam penelitian dianalisis secara kuantitatif dengan menggunakan software GSCA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan berpengaruh terhadap laba bersih pada Perbankan Digital yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018 – 2021. Dan besar pengaruh dari pendapatan terhadap laba bersih pada Perbankan Digital yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018 – 2021 adalah sebesar 93,6% sementara sisanya sebesara 4,4% lainnya dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini. Kata Kunci : Pendapatan, Laba Bersih, Perbankan Digital
Copyrights © 2023