Pelayanan pengantar nikah yang dilakukan di Kantor Desa Bihara Hilir Kecamatan Awayan Kabupaten Balangan ditemukan beberapa permasalahan yang kerap kali muncul dalam pelayanan, seperti petugas kurang merespon masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan khususnya jika masyarakat tersebut tidak lengkap membawa persyaratan, pelayanan yang diberikan cenderung lamban, petugas tidak menjelaskan alur lebih detail terkait prosedur pembuatan surat pengantar nikah dan petugas tidak mau menerima keluhan ataupun saran dari masyarakat khususnya terkait alur pembuatan surat pengantar nikah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk meneliti dan menganalisis kualitas pelayanan pembuatan surat pengantar nikah dilihat dari aspek responsiveness (ketanggapan) pada Kantor Desa Bihara Hilir Kecamatan Awayan Kabupaten Balangan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dimana metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu. Sementara metode kualitatif digunakan untuk menjelaskan data kuantitatif tersebut. Sumber data yang digunakan meliputi sumber primer dan sekunder. Sementara teknik pengumpulan data terdiri dari observasi, dokumentasi dan angket. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 42 orang sementara sampel berjumlah 42 orang. Teknik analisa dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis statistik sederhana dengan menggunakan presentese (%) dan kemudian data yang diperoleh dari responden dianalisis atau diolah deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa kualitas pelayanan pembuatan surat pengantar nikah responsiveness (ketanggapan) pada Kantor Desa Bihara Hilir Kecamatan Awayan Kabupaten Balangan dikategorikan sangat berkualitas. Kata Kunci : Kualitas Pelayanan, Responsiveness (Ketanggapan)
Copyrights © 2024