Sisa hasil usaha tersebut pada dasarnya adalah jumlah dari kelebihan - kelebihan atau kekurangan - kekurangan yang harus dikembalikan atau ditambahkan pada pembayaran yang pertama kepada anggota - anggota yang mengadakan transaksi. Sisa Hasil Usaha merupakan pendapatan yang diperoleh dalam waktu satu tahun buku dikurangi dengan biaya, penyusutan, dan kewajiban lainnya termasuk pajak dalam tahun buku yang bersangkutan Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh modal sendiri terhadap perolehan Sisa Hasil Usaha (SHU) pada Koperasi di Kabupaten Tabalong. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif, kemudian teknik sampel yang digunakan adalah teknik non probability sampling dengan jenis sampel jenuh. Jumlah populasi diambil dari data laporan keuangan tentang modal sendiri dan sisa hasil usaha pada Koperasi di Kabupaten Tabalong di tahun 2017 yang telah mengadakan Rapat Anggota Tahunan yang kemudian diambil semua menjadi 33 sampel. Dokumentasi merupakan instrument utama untuk mengumpulkan data penelitian. Statistik deskriptif dan regresi linier sederhana digunakan untuk analisis data hasil penelitian., serta uji t untuk pengujian hipotesis penelitian. Hasil penelitian dengan menggunakan SPSS versi 24 menunjukan bahwa; (1) Ada pengaruh modal sendiri terhadap perolehan Sisa Hasil Usaha (SHU) pada Koperasi di Kabupaten Tabalong. (2) Besar pengaruh modal sendiri terhadap perolehan Sisa Hasil Usaha (SHU) pada Koperasi di Kabupaten Tabalong adalah 54,8%, sedangkan sisanya 45,2% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti, seperti Modal Pinjaman, Jumlah Anggota, Aset dan lain sebagainya. Kata Kunci: Modal Sendiri, Sisa Hasil Usaha, Koperasi
Copyrights © 2024