Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebangkrutan dengan menggunakan model altman Z-score. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan PT. Bank Danamon Indonesia, Tbk. Berdasarkan hasil pengolahan data yang diperoleh Hasil Z-Score pada tahun 2017 sebesar 2,3298; pada tahun 2018 sebesar 2,251 ; pada tahun 2019 sebesar 2,4424; pada tahun 2020 sebesar 2,0052; pada tahun 2021 sebesar 2,0991. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa PT Bank Danamon Tbk berada pada zona abu-abu karena standar cut off nilainya adalah 1,1 < Z < 2,6. Bank Danamon berada dalam kondisi rentan (grey area) yang berarti perusahaan berpotensi mengalami kesulitan keuangan namun masih dapat diatasi.
Copyrights © 2024