Ketersediaan energi suryalebih tinggi dari konsumsi energi global, keterjangkauannya untuk penggunaanya relatif sederhana, dan ramah lingkungan. Institusi pendidikan tinggi seringkali memiliki banyak gedung dengan atap yang besar serta hamparan lahan tak terpakai yang cocok untuk instalasi tenaga surya. Tujuan dari studi ini adalah untuk melakukan analisa kelayakan terkait pemasangan pembangkit listrik tenaga surya di institusi Pendidikan, dengan studi kasus pada kampus Universitas Samudra. Dari hasil analisis diperoleh untuk penyediaan listrik berdaya 10 MW, penggunaan panel PV lebih unggul dibandingkan menggunakan kolektor parabola. Biaya produksi listrik panel PV sebesar 6.60 ¢/kWh, sedangkan kolektor parabola membutuhkan biaya 26.42 ¢/kWh. Dan kebutuhan ruangan untuk pemasangan panel PV lebih kecil dibandingkan dengan penggunaan kolektor parabola
Copyrights © 2021