Jurnal Polimesin
Vol 14, No 2 (2016): Agustus

Kekuatan impak baja ST 60 di bawah temperatur ekstrim

Zuhaimi Zuhaimi (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Jan 2017

Abstract

Kegagalan pada suatu konstruksi permesinan kemungkinan bisa terjadi, namun dapat dihindari dengan melakukan kajian-kajian dan penelitian. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kekuatan impak (impact strength) terhadap material baja karbon ST 60 pada berbagai temperatur, terutama pada temperatur ekstrim melalui uji impak charpy. Pengujian dilakukan melalui empat tahapan, yaitu: (1) mempersiapkan spesimen pengujian; (2) melakukan pengkondisian spesimen pada berbagai perlakuan temperatur; (3) melakukan pengujian impak charpy; dan (4) melakukan pengamatan perpatahan. Spesimen disiapkan dalam bentuk standar mengikuti ASTM E 23 sejumlah 24 buah sesuai dengan rancangan penelitian untuk 8 variasi temperatur dengan masing-masing 3 kali perulangan. Untuk mengkondisikan temperatur dapat dilakukan dengan menggunakan dapur pemanas (furnace) dan dry ice + alkohol 70% serta nitrogen cair. Pengujian impak dapat dilakukan dengan menggunakan alat uji impak charpy dan pengujian perpatahan (fractographi) dapat dilakukan dengan menggunakan Stereoscan Microscope. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa, harga kekuatan impak material ST 60 terendah terjadi pada temperatur yang sangat ekstrim (-20 0C), yaitu sebesar 0,111 Joule/mm2, dan yang terbesar pada temperature 200 0C dengan harga 0,836 Joule/mm2. Temperatur transisi dari ulet ke getas untuk material ST 60, terjadi antara temperatur 0 0C sampai 150 0C, dimana pada rentang temperatur ini menunjukkan energi impak terjadi kenaikan yang tajam.Kata kunci: Baja karbon ST 60, impak charpy, kekuatan impak, perpatahan.

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

polimesin

Publisher

Subject

Automotive Engineering Control & Systems Engineering Engineering Materials Science & Nanotechnology Mechanical Engineering

Description

Polimesin mostly publishes studies in the core areas of mechanical engineering, such as energy conversion, machine and mechanism design, and manufacturing technology. As science and technology develop rapidly in combination with other disciplines such as electrical, Polimesin also adapts to new ...