Industri tahu merupakan industri kecil yang banyak ditemukan di kota maupun di pedesaan.Limbah yang dihasilkan dari pembuatan tahu diantaranya ada limbah cair dan limbah padat. Pengolahan limbah tahu masih belum optimal, bahkan limbah tahu sering dibuang ke lingkungan oleh produsen. Limbah cair tahu jika dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat maka menjadi sumber penghasilan tambahan, karena di dalam limbah cair tahu terdapat protein, lemak, dan karbohidrat. Untuk itu diperlukan penanganan berupa pengolahan limbah cair tahu menjadi produk nata de soya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pH, ketengikan, volume dan warna dari produk nata de soya. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktor yang digunakan yaitu konsentrasi Acetobacter xylinum dan pupuk ZA. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan ANOVA (Analysis of Variance) menggunakan software SPSS. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa nilai derajat keasaman (pH) 3,65; 3,69; 3,62; 3,72; 3,63 dan 3,66. Nilai tingkat ketengikan 6,16; 6,72; 6,32; 6,04; 6,16 dan 6,20. Nilai volume 300 ml; 378 ml; 388 ml; 278 ml; 360 ml dan 400 ml dan nilai organoleptik warna 1,72; 1,60; 1,96; 1,48; 2,00 dan 1,44 dengan range warna kuning.
Copyrights © 2022