Bahwa Kecamatan Batu Lanteh merupakan produsen kopi terbesar di Kabupaten Sumbawa dengan hasil produksi sebesar 2.265,09 kg dengan luas lahan sebesar 3.516,42 Ha dengan jumlah petani 1.740 petani. Kopi Punik Sumbawa merupakan salah satu UMKM terbesar diKecamatan Batu Lanteh, dengan produk kopi bubuknya dan biji kopi (green bean). Kualitas Kopi Punik Sumbawa juga tidak kalah lakunya dipasaran, Kopi Punik juga telah banyak mendapat berbagai juara seperti, juara 2 Kontes Kopi Spesiality Indonesia (KKSI), juara 1 wirausaha muda NTB, Juara 1 wirausaha muda syariah Indonesia, dan peserta dalam pameran The Confex Instanbul Turki. Penelitian ini tertuju pada produk kopi bubuk dari Kopi Punik Sumbawa. Maksud dari penelitian ini adalah untuk mencari tahu dan memahami analisis nilai tambah pengolahan kopi bubuk menggunakan metode Hayami. Metode Hayami adalah metode yang memperkirakan perubahan nilai per kilogram bahan baku setelah mendapatkan perlakuan. Dari hasil perhitungan yang sudah di lakukan menggunakan metode Hayami diperoleh hasil bahwa nilai tambah dalam satu periode Kopi Punik Sumbawa sebesar Rp. 87.575, untuk rasio nilai tambah yang di peroleh sebesar 0,373653333 %, dan tingkat keuntungan 0,997323723 %. Hasil yang dicapai dengan menggunakan metoe Hayami merupakan tambahan yang berharga
Copyrights © 2024