Penelitian ini fokus pada kajian sosial budaya tentang keberadaan Sampan Leper di Desa Pekan Arba Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau. Moda transportasi tradisional ini sudah ada sejak puluhan tahun yang lalu dan masih menjadi moda transportasi di tengah perkembangan dan banyaknya pilihan moda transportasi modern. Kajian ini menelaah keberadaan, peran serta fungsi Sampan Leper di tengah masyarakat Indragiri Hilir. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data analisis, wawancara dan dokumentasi. Adapun hasil dari penelitian ini menjabarkan tentang kondisi Sampan Leper, karakteristik masyarakat pengguna, fungsi sosial budaya, peran pelaku dan instansi terkait, pewarisan dan nilai sosial budaya. Sampan leper telah menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari masyarakat di kawasan ini, terutama sebelum adanya pembangunan jembatan yang menghubungkan berbagai kampung. Pembangunan infrastruktur memang memberikan banyak manfaat, namun ada kekhawatiran bahwa tradisi dan kearifan lokal, seperti penggunaan sampan leper, dapat terancam punah jika tidak ada upaya yang dilakukan untuk melestarikannya.
Copyrights © 2024