Unsur-unsur kepemimpinan dapat dijumpai juga secara tersirat dan tersurat dalam prasasti dan naskah kesusastraan masa ini.Pada masa kerajaan-kerajaan Jawa di Indonesia, selain masih mengikuti paham kosmologis, beberapa di antaranya sudah bercampur dengan menggunakan paham teologis. Pada penggunaan nama-nama gelar, misalnya Paku Buwana, Hamengkubuwana, Paku Alam, Mangkunegara, tetapi juga menggunakan gelar Sunan (pemimpin agama). Sifat-sifat kepemimpinan sebagai pilar yang mendukung kepemimpinan antara lain adalah kesehatan dan kesegaran fisik, kreativitas dalam menangkap tuntutan jaman (zeigist), kemampuan intelektual, efektivitas informasi dan komunikasi sosial, kemantapan emosional, keteguhanpendirian, integritas pribadi, kedudukan ekonomi dan finansial, kedudukan hukum, dan prestasi masa lampau.Kata kunci: kepemimpinan, kesusastraan, JawaAbstractThe leadership elements are found implicityly and explicitly in literature and inscription. The literature in the Javanese empire period in Indonesia used cosmology and theology. The King also used title which means leader of religion, Sunan, beside the name of King title Paku Buwana, Hamengkubuwana, Paku Alam, Mangkunegara. The characteristics of leadership used as leadership pillar are the physical health and freshness, creativity, intellectuality, communication, stable emotion, tenacity, integrity, economic condition, law position, and prestige.Keywords: leadership, Javanese literature
Copyrights © 2014