Apabila intercooler mengalami korosi sangat mengganggu kinerja kapal yang dapat merugikan pihak perusahaan pelayaran. Kinerja diesel generator dapat berkurang karena intercooler mengalami korosi. Metode yang digunakan dari penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang menyebabkan terjadinya korosi pada intercooler diesel generator, dampak yang ditimbulkan dari korosi pada intercooler diesel generator, serta upaya mengatasi terjadinya korosi pada intercooler diesel generator. Hasil penelitian diperoleh bahwa penyebab terjadinya korosi pada Intercooler Diesel Generator yaitu karena zinc anode yang telah habis, kadar garam air laut tinggi, tersumbatnya pipa pendingin oleh sampah dan lumpur sehingga mengakibatkan suhu menjadi tinggi. Dampak korosi pada Intercooler Diesel Generator yaitu patahnya baut pengikat pada Intercooler, temperatur udara meningkat dan Diesel Generator Menjadi slow down dan strategi dalam mengatasi korosi pada Intercooler Diesel Generator yaitu melakukan pergantian zinc anode setiap 5.000 jam, pembersihan rutin sampah atau lumpur pada pipa pendingin dan perjanjian kerja sama dengan pihak ketiga sebagai distributor suku cadang maupun pembiayaan suku cadang.
Copyrights © 2022