Penelitian ini bertujuan mengetahui potensi getah batang pisang kepok dalam proses penyembuhan luka operasi. Penelitian ini menggunakan 10 ekor anjing lokal (Canis familiaris) sehat yang berumur rata-rata 6 bulan dengan bobot badan 6-7 kg. Sebelum perlakuan dilaksanakan, semua anjing diadaptasikan selama tujuh hari di dalam kandang individu, setiap anjing dilakukan operasi laparotomi. Anjing dibagi dalam dua kelompok secara acak. Kelompok I diinjeksi penisilin-G dan dioleskan salep oksitetrasiklin pagi dan sore sebagai kontrol, kelompok II dioleskan getah batang pisang kepok pagi dan sore hari sebagai perlakuan. Pengamatan dilakukan setiap hari pada pagi hari sampai luka operasi sembuh. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif berdasarkan pengamatan makroskopis terhadap luka kelompok I dan dibandingkan dengan kelompok II berdasarkan adanya kemerahan, kebengkakan, dan pertautan tepi luka. Pada kelompok II terjadi penyembuhan luka operasi yang sama dengan kelompok I. Dapat disimpulkan bahwa, penggunaan getah batang pisang kepok dapat menyembuhkan luka, sama halnya dengan proses kesembuhan luka yang menggunakan injeksi penisilin-G dan dioleskan salep oksitetrasiklin.
Copyrights © 2015