Budidaya hidroponik adalah budidaya tanaman tidak memerlukan lahan yang begitu luas dan memberikan kesempatan pada siapa saja mau memanfaatkan lahan pekarangan sebagai tempat budidaya hidroponik. Tujuan penelitian menganalisis besar biaya, penerimaan keuntungan, kelayakan usahatani dan permasalahan yang dihadapi usahatani pakcoy hidroponik Ibu Surtini di Kecamatan Landasan Ulin. Analisis dilakukan dengan pendekatan besar biaya, penerimaan keuntungan dan kelayakan usahatani (Revenue Cost Ratio) serta deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian, total biaya yang dikeluarkan selama tiga periode (3 bulan) sebesar Rp 2.354.025, penerimaan yang diperoleh Rp 2.850.000, keuntungan Rp 495.975. Adapun nilai R/C adalah 1,21 artinya usahatani pakcoy hidroponik dikatakan layak. Pada usahatani pakcoy hidroponik milik Ibu Surtini mempunyai masalah selama pandemi covid19 yang berakibat terhadap pemasaran hasil produksi dan perubahan iklim yang signifikan.
Copyrights © 2021