Faktor makroekonomi di Indonesia diharapkan dapat mempengaruhi minat investor dalam berinvestasi saham Jakarta Islamic Index dan meningkatkan return berdasarkan pergerakan harga saham. Untuk mencapai hal tersebut, penelitian ini melakukan upaya untuk menguji efek dan hubungan variabel makroekonomi di proksikan oleh inflasi, BI Rate, Nilai Tukar IDR-USD, Cadangan Devisa, Utang Luar Negeri Indonesia terhadap imbal hasil aktual saham Jakarta Islamic Index (JII) tahun 2014-2020. Metodologi penelitian kuantitatif eksplanatif menggunakan analisis Vector Auto Regression (VAR) atau Vector Error Correction Model (VECM) dengan software Eviews 10. Hasil penelitian menunjukkan inflasi dan BI Rate serta Cadangan Devisa tidak signifikan mempengaruhi biaya operasional dan beban utang perusahaan sehingga tidak berdampak pada return JII. Adapun Nilai Tukar IDR-USD dan Utang Luar Negeri berpengaruh signifikan terhadap return JII yangmana semakin besar nilainya semakin mendorong pelemahan IHSG. Hal tersebut masih dapat ditangani dengan kestabilan ekonomi nasional sehingga tidak memberikan dampak signifikan pada indeks saham JII di Bursa Efek Indonesia.
Copyrights © 2024