Penelitian kuantitatif ini menginvestigasi dampak dari Total Asset Turnover (TATO) dan Debt to Equity Ratio (DER) terhadap Return on Equity (ROE) pada perusahaan telekomunikasi di Indonesia yang terdaftar di BEI. Dengan kemajuan teknologi komunikasi yang pesat, perilaku konsumen dalam memilih telepon seluler telah bergeser, sehingga meningkatkan persaingan di antara perusahaan telekomunikasi untuk meningkatkan kinerja. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari laporan keuangan tujuh perusahaan telekomunikasi dan menggunakan analisis regresi linier berganda melalui perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TATO tidak berpengaruh signifikan terhadap ROE, sedangkan DER berpengaruh signifikan terhadap ROE. Penelitian ini berkontribusi dalam memahami dinamika keuangan dalam industri telekomunikasi, menekankan pentingnya penggunaan utang dalam meningkatkan imbal hasil bagi pemegang saham.
Copyrights © 2025