Studi ini menyelidiki dampak gaya hidup hedonis, tingkat pendidikan, dan tingkat pendapatan terhadap adopsi Standar Indonesia Respons Cepat (QRIS), yang mengkonsolidasikan berbagai kode QR dari berbagai penyedia layanan pembayaran. Dengan ukuran sampel sebanyak 152 pengguna QRIS, data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dalam SPSS V.26. Temuan menunjukkan hubungan positif dan signifikan antara gaya hidup hedonis, tingkat pendidikan, tingkat pendapatan, dan keputusan untuk menggunakan QRIS. Penelitian ini mengatasi kesenjangan dalam pemahaman faktor-faktor yang memengaruhi adopsi QRIS, menawarkan wawasan berharga bagi dunia akademis dan industri dalam membentuk strategi dan kebijakan sistem pembayaran.
Copyrights © 2024