JADID
Vol. 1 No. 01 (2021): MARET

MODERASI BERAGAMA DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN (KAJIAN TAFSIR SURAT AL-BAQARAH : 143)

Arif Budiono (Institut Keislaman Abdullah Faqih Gresik)



Article Info

Publish Date
16 Mar 2021

Abstract

Abstrak : Kata wasat memiliki makna baik dan terpuji, berlawaan dengan kata al-tarf  yang artinya pinggir, kata ini berkonotasi negatif sebab yang berada dipinggir akan mudah tergelincir.  Dalam Alquran, Kata wasat}a hanya ditemukan 3 kali dalam Alquran, yakni wasat}an (surat al-Baqarah : 143),  awsat}a (surat al-Qalam: 28) dan wust}a> (surat al-Baqarah: 238). Dari ketiga ayat di atas, Alquran berbicara tentang moderasi cakupannya bersifat umum/global. Di antara moderasi yang di inginkan adalah moderasi dalam akidah, ibadah dan syiar agama, hubungan sosial dan kemasyarakatan, akhlaq, pendidikan dan lain-lain. Wasatiyyah adalah konsep keseimbangan dalam menjalani kehidupan, baik dalam dimensi duniawi atau ukhrawi, dengan ikhtiar penyesuaian secara obyektif terhadap situasi yang sedang dihadapi, berdasarkan petunjuk dan ketentuan agama. Bentuk konkret sikap moderat dalam beragama adalah keseimbangan antara ruh dan jasad, dunia dan akhirat, agama dan negara, individu dan masyarakat, ide dan realitas, yang lama dan yang baru, akal dan naqal (teks keagamaan), agama dan ilmu, modernitas dan tradisi, dan seterusnya. Indikator prinsip moderasi beragama adalah adanya kerjasama dan kesepakatan saling toleran terhadap perbedaan yang ada. Kata kunci : Ummah Wasat}an, Moderasi, beragama

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

JADID

Publisher

Subject

Religion Humanities Chemistry Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

This Journal specializes in studying the theories and practices of quranic and islmic communication is intended to express original researches and current issues. This journal welcomes the contributions of scholars from related fields warmly that consider the following general topics Tafsir Quran ...